AC Milan Tak Bisa Pindah Hati Dari Adrien Rabiot

AC Milan Tak Bisa Pindah Hati Dari Adrien Rabiot

Walau bursa transfer di musim panas telah berakhir, AC Milan masih belum bisa berpindah hati dari Adrien Rabiot. Pesepakbola yang sempat dilepas oleh Paris Saint Germain itu juga menjadi minatan dari Barcelona.

Mengenai masalah masa depan Rabiot telah banyak diperbincangan disepanjang akhir musim kemarin. Sang pesepakbola ini diberitakan tak mau menandatangi proses perpanjangan masa kontraknya dengan kubu yang berjuluk Les Parisien itu.

Berdasarkan berita yang tersebar, Rabiot tak mau lagi memperpanjang masa kontraknya hingga terdengar ke telinga raksasa La Liga, Barcelona. Akan tetapi, hengkangnya Rabiot takkan berlangsung dengan mulus ke Camp Nou sebab dirinya juga masuk ke dalam target transfer AC Milan.

“Gennarro Gattuso yang merupakan manajer dari tim AC Milan mempunyai keinginan untuk memperkuat bagian lini tengahnya. Dirinya beranggapan jika Rabiot merupakan pilihan yang paling cocok untuk menjadi tambahan yang oke,”.

Guna dalam melancarkan proses transfer Rabiot, dikabarkan dua petinggi AC Milan yaitu Leonardo dan Paolo Maldini telah menuju ke Prancis untuk menghadiri pertemuan dengan perwakilan sang pemain. Akan tetapi, Milan belum dapat berbicara secara empat mata dengan Rabiot.

Menurut aturan, cuma pesepakbola dengan masa kontra menyisakan setengah musim yang diberikan izin untuk berbicara empat mata dengan klub lain. Masa kontrak Rabiot bakal selesai pada tanggal 30 Juni 2019.
Masih terdapat berita yang serupa yang tengah tersebar, PSG dipercaya bakal melepas Rabiot pada pertengahan musim dengan biaya mencapai 45 juta euro. Tim yang akan membelinya pastinya mempunyai kesempatan besar untuk memperoleh jasanya.

Alasan Mourinho tidak memainkan Martial di pertandingan perdana MU

Alasan Mourinho tidak memainkan Martial di pertandingan perdana MU

Sang Manajer Manchester United (MU) yaitu Jose Mourinho, telah memberitahu bahwa penyebab ia mencadangkan Anthony Martial pada pertandingan perdana Liga Inggris untuk musim ini saat melawan tim asuhan Claude Puel yaitu Leicester City. Pelatih The Red Devils yang berumur 55 tahun itu sudah mempunyai alasan sendiri.

Di pertandingan pertamanya The Red Devils mampu untuk mengalahkan Leicester dengan skor 2-1 saat laga pembuka Premier League di Old Trafford, Sabtu (11/8/2018) dinihari WIB. Terdapat hal menarik dalam pertandingan itu dikarenakan pemain berposisi penyerang yaitu Martial hanya duduk terdiam di bangku cadangan hingga laga selesai.

Mourinho telah berbicara bahwa ingin memainkan Martial. Namun, ia tidak punya opsi lain dikarenakan lini tengah The Red Devils sudah kehabisan staminanya dan dia harus memasukkan posisi gelandang.
“Dalam sebuah pertandingan saya hanya bisa mengganti tiga pemain. Saya ingin memasukkan Martial untuk mengganti Juan Mata atau Alexis Sanchez, tetapi saya tidak bisa. Saya tahu bahwa Paul Pogba tidak menolak untuk bermain 90 menit, sama dengan Fred. Saya perlu lebih banyak pergantian, tetapi saya tidak bisa. Jadi, tidak mudah mengelola permainan,” kata Mourinho seperti dilansir Soccerway.

“Pada babak kedua, saya memiliki Andreas Pereira dan Fred dengan kartu kuning. Pogba, dia fantastis, kontribusinya luar biasa, tetapi bahan bakarnya menghilang setiap menit sehingga kami berada dalam masalah dan saya memasukkan Marouane Fellaini dan Scott McTominay untuk memberi keseimbangan di lini tengah.”

“Tetapi pada saat yang sama saya merasa ingin lebih banyak menyerang, saya merasa bahwa Martial memasuki pertandingan 20 menit terakhir untuk Mata atau Alexis bisa memberi kami gol lagi, tetapi saya tidak bisa melakukan pergantian, jadi ini sangat sulit,” Mourinho menambahkan.

Dikabarkan sebelumnya bahwa pelatih The Red Devils itu pun sudah beberapa kali mengungkapkan kekecewaannya kepada Martial. Pasalnya, Martial lebih memilih meninggalkan tur pramusim Manchester United di Amerika Serikat untuk menyaksikan kelahiran anaknya.

Adanya berita sebelumnya yang dirumorkan bahwa Martial sendiri mengaku jika ingin angkat kaki dari Old Trafford. Tetapi dari pihak The Red Devils enggan untuk melepas pemain asal Prancis tersebut.

Martial masuk kedalam daftar belanja AC Milan musim ini

Martial masuk kedalam daftar belanja AC Milan musim iniSalah saru klub besar di Serie A yaitu AC Milan saat ini tengah berupaya membawa pemain baru dilini sayap untuk mengarungi Serie A 2018/2019. Dan salah satu nama penyerang Manchester United yaitu Anthony Martial telah masuk kedalam daftar beli tim asuhan Gennaro Gattuso.
Salah seorang jurnalis yang juga seorang pakar transfer di Serie A yaitu Alfredo Pedulla, mengatakan bahwa orang penting di AC Milan seperti direktur baru Leonardo dan pelatih Gennaro Gattuso telah mempesona mata mereka dengan gaya permainannya Martial. Selama sepekan ini, AC Milan diklaim bakal berusaha mati-matian untuk memboyong pemain internasional Prancis tersebut.
“Tapi seperti ada dinding penghalang yang tinggi. Sebab, Manchester United memperlihatkan gelagat tidak masuk ke pasar transfer karena Jose Mourinho tidak puas dengan skuatnya. Martial mungkin akan menjadi mimpi bagi Milan,” kata Pedulla, seperti dikutip Footbal Italia.
Kabar baiknya bahwa kontrak Martial bersama The Red Devils cuma hanya tersisa satu tahun lagi. Pemain yang berusia 22 tahun tersebut sebelumnya hanya dikontrak selama empat tahun sejak diboyong dari AS Monaco ke Old Trafford pada tahun 2015 lalu.
AC Milan pun sudah melihat celah yang besar dalam ketidakpastian masa depan Martial di Old Trafford. Apalagi sudah beredar kabar bahwa hubungan Martial dan Mourinho juga mulai tidak harmonis dikarenakan Mourinho kecewa dengan pemain asal Prancis itu, dia tidak cepat kembali setelah melihat kelahiran kedua anaknya agar dapat mengikuti pertandingan pramusim yang diadakan di Amerika Serikat.
Jika benar terjadi, tim Rossoneri tidak sendirian dalam perburuan mendapatkan tanda tangan Martial. Sebab, beberapa klub raksasa seperti Chelsea, Tottenham Hotspur, dan Juventus disebut-sebut telah melirik dan tertarik untuk mendatangkan sang pemain di bursa musim panas tahun ini.
Sebelumnya, Milan telah memboyong pemain berposisi bek yaitu Ivan Strinic dari Sampdoria, pemain berposisi penjaga gawang yaitu Pepe Reina dari Napoli, dan pemain berposisi gelandang yaitu Alen Halilovic dari Hamburg SV. Untuk yang teranyar, mereka telah mendatangkan Gonzalo Higuain dan Mattia Caldara dari Juventus.
Kedatangan Martial bisa dikatakan sebagai pengganti sosok Nikola Kalinic yang berposisi sebagai penyerang setelah baru dilepas AC Milan ke Atletico Madrid pada musim ini. The Red Devils sendiri sudah tidak dapat mendatangkan pemain anyar dengan ditutupnya jendela transfer musim panas Liga Inggris pada 9 Agustus 2018.

Kepercayaan diri pelatih Arsenal menghadapi Manchester City

Kepercayaan diri pelatih Arsenal menghadapi Manchester CityDengan kedatangan manajer baru ke Arsenal yaitu Unai Emery, ia percaya diri akan mengincar kemenangan di laga perdana Liga Primer Inggris kontra Manchester City dan juga debut pertamanya di Liga Primer Inggris sebagai pelatih untuk The Gunners yang sebelumnya dilatih selama 22 tahun oleh Arsene Wenger.
Dengan penampilan perdananya tetapi harus menghadapi sang jawara bertahan, pria kelahiran Spanyol itu tidak memiliki rasa sedikit pun gentar untuk dihadapi. Dijelaskan bahwa pria yang berusia 46 tahun itu, The Gunners telah mempersiapkan segala sesuatu untuk penampilan menghadapi skuat Pep Guardiola.
Tak ada target lain juga bagi Emery selain meraih kemenangan di pembukaan Liga Primer musim 2018/19.
“Kami berlatih pada pekan ini dan mempersiapkan untuk pertandingan ini, bersiap menghadapi musuh sekelas City sebagai tim yang kolektif dan sebagai individual para pemain,” papar Emery di konferensi pers jelang laga.
“Di atas semua itu, ini tentang kepercayaan diri pada diri kami dalam memainkan pertandingan terbaik pada Minggu esok.”
“Kami hanya memikirkan untuk memenangkan pertandingan ini,” tandas eks pelatih Sevilla dan Paris Saint-Germain tersebut.
Emery pun sudah menganalisis bahwa Manchester City di bawah komandonya Guardiola menjadikan timnya yang jauh lebih stabil dan punya jaminan untuk berprestasi untuk musim ini. Dan seperti diketahui bahwa musim lalu The Citizens sukses membawakan gelar Liga Primer dari genggaman Chelsea.
“Saya menilai, setelah dua tahun City bersama Guardiola, mereka lebih stabil, lebih terjamin dan ketika Anda melihat laga-laga City, mereka bermain dengan kepercayaan yang amat sangat tinggi,” tambah Emery.
Emery sudah menilai di setiap kedatangan pemain baru Arsenal untuk musim ini membuat tim barunya terus meningkat dan dapat menghasilkan catatan baik.
Di bawah asuhan pria Spanyol itu, Emery telah mendatangkan sosok-sosok di posisi potensial The Gunners seperti kiper Bernd Leno, bek Stephan Lichtsteiner dan Sokratis Papastathopoulos serta juga terdapat 2 gelandang Lucas Torreira dan Matteo Guendouzi.

Sebagai mantan pelatih Sevilla dan Paris Saint-Germain itu telah menegaskan bahwa keseimbangan tim adalah satu hal yang paling fundamental dalam membangun kekuatan terbaik jika ingin mengalahkan lawan.

Kemenangan pertama untuk Chelsea tidak membuat puas pelatih Maurizio Sarri

Kemenangan pertama untuk Chelsea tidak membuat puas pelatih Maurizio SarriMaurizio Sarri menjalani debutnya di Premier League dengan hasil maksimal dan permainan dari para pemain Chelsea membuka Liga Primer Inggris 2018/19 dengan impresif pada hari Sabtu (11/8) malam WIB, The Blues telah sukses meraih kemenangan telak 3-0 di markas Huddersfield Town.
Di pertandingan itu terdapat tiga nama pemain yang memberikan goalnya untuk Chelsea ke gawang Huddersfield yaitu dicetak oleh N’Golo Kante, Jorginho dan juga Perdo.
Membuka keunggulan dengan merubah skor pertama melalui N’Golo Kante di menit ke-34, lalu The Blues lantas menambah skor melalui eksekusi penalty Jorginho di menit 45 ke gawang The Terriers yang di jaga oleh Ben Hamer. Dan menjadi pemain yang terakhir memberi hadiah goal ketiga untuk The Blues yaitu Pedro Rodriguez dengan menutup kemenangan, lewat gol-nya di menit 80.
Dengan kemenangan tersebut melawan Huddersfield, Eden Hazard dan juga kawan-kawannya untuk sementara ini ada di puncak klasemen. Walaupun begitu, Sarri menilai Chelsea belum meraih apapun. Banyak aspek yang harus ditingkatkan.
Penampilan melawan Huddderfield memang sudah bagus bagi The Blues tetapi kemenangan yang diraih dengan skor telak pada laga perdana The Blues di Premier League tidak membuat pelatih berusia 59 tahun yaitu Maurizio Sarri puas apa yang dia dapat bersama timnya. Pelatih The Blues tersebut sudah punya sejumlah catatan ingin anak asuhnya bermain dengan tempo lebih cepat lagi dan juga menginginkan permainan bersama aliran bola yang lebih rapi.
“Kami harus meningkatkan pertahanan di area lawan, menekan dengan tiga bek. Kami harus menggerakan bola lebih cepat. Babak kedua kami lebih baik, ada ruang dan waktu,” buka Sarri.
“Kami beruntung karena bisa bekerja dengan satu pertandingan dalam satu pekan. Tapi, masih banyak yang harus diperbaiki. Saya harap bulan ini bisa lebih baik,” sambungnya.
“Pertandingan ini lebih sulit ketimbang hasil akhir yang tersaji. Jika Anda melihat hasil akhir, Anda akan berpikir ini laga yang mudah. Namun, di babak pertama merupakan momen tersulit melawan tim yang mengandalkan kekuatan fisik,” ujar Sarri, seperti dikutip BBC Sports.
“Jadi selama 20 menit kami berada dalam masalah, tapi kami mengatasinya dengan baik. Saat ini, kami belum berada dalam kemampuan terbaik tetapi kami cukup kuat untuk menderita selama 20 menit di babak pertama,” pungkasnya.
Selanjutnya tim asuhan Maurizio Sarri diharuskan melakoni bentrok big match bertajuk derbi London, dengan melawan Arsenal di Stamford Bridge, Sabtu (18/8) malam WIB.

Kekalahan AC Milan melawan Real Madrid karena masih mewarisi permainan pada saat musim lalu

Kekalahan AC Milan melawan Real Madrid karena masih mewarisi permainan pada saat musim laluPada pertandingan uji coba pramusim antara tim asuhan Gennaro Gattuso yaitu AC Milan melawan tim asuhan Julen Lopetegui yaitu Real Madrid, dan di akhir pertandingan mengharuskan AC Milan kalah dengan skor 3-1 dengan Real Madrid di uji coba pramusim tersebut yang diselenggarakan pada Minggu (12/8) dini hari tadi di Santiago Bernabeu. Sebagai pelatih Gennaro Gattuso pun tentunya sudah mencatat terdapat kelemahan dari tim yang diasuhnya itu.

Milan sebelumnya sempat tampil menjanjikan saat Gonzalo Higuain dengan mencetak golnya pada menit ke-4. Gol pemain yang berposisi sebagai penyerang dan mendapat julukan El Pipita itu membuat kedudukan menjadi imbang 1-1. Sebelumnya Los Blancos sudah unggul lewat Karim Benzema yang membuka skor pertama di pertandingan itu.

Tetapi disayangkan saat Los Blancos mampu unggul dengan mencetak gol di akhir babak pertama dan kedua dengan aksi Gareth Bale dan Borja Mayoral. Dan hingga akhir pertandingan Milan diharuskan pulang dengan membawa kekalahan 3-1 atas Real Madrid.

Gattuso menilai bahwa masalah yang sekarang dialami oleh Milan masih sama dengan yang terjadi saat musim lalu. Alessio Romagnoli dan kawan-kawan bisa bermain bagus, tapi masih belum bisa untuk mencetak gol dan selalu kebobolan di menit-menit akhir.

Menurut pelatih Milan, para pemainnya masih membawa kesalahan yang terjadi pada musim lalu. Terdapat banyak aspek yang harus ditingkatkan di sisa waktu yang ada saat sebelum laga perdana Serie A yang akan digelar akhir pekan depan.

“Musim lalu kami selalu memperagakan permainan menarik tapi tidak mendapatkan hasilnya. Kami masih berada di masalah yang sama dan itu harus segera ditingkatkan,” buka Gattuso.

“Milan juga harus menghindari untuk kebobolan di menit akhir. Tapi, secara keseluruhan kami bermain baik. Tim dalam kondisi baik dan bermain baik. Saya senang karena di musim panas bisa jadi lebih kuat,” sambungnya.

Kita sudah mengetahui bahwa tujuh musim beruntun Juventus meraih gelar scudetto. Dari sini sudah terlihat bahwa ada kesenjangan kualitas yang cukup menonjol antara Juve dengan klub besar Serie A yang lain. Tapi, Gattuso optimis bisa mengejar kesenjangan dengan Juve.

“Harus diakui ada kesenjangan dan Juve masih sangat kuat. Tapi, kami tim muda dan berada di jalur yang benar. Jika kami berlanjut dengan cara ini, saya rasa tak butuh waktu lama untuk mengejar Juve,” tutur Gattuso.

Kedatangan pihak Real Madrid ke Italia untuk membawa Icardi

Kedatangan pihak Real Madrid ke Italia untuk membawa IcardiHingga saat ini pihak Real Madrid masih ingin mendatangkan seorang pemain untuk memperkuat timnya dan tentu saja belum berhenti untuk mengakhiri aktivitas pada bursa transfer musim panas 2018.
Dilansir oleh Football Espana, Jumat (10/8), mereka telah memberitakan bahwa perwakilan dari Los Blancos telah terbang ke Italia untuk berbincang dan bernegosiasi dengan Inter Milan demi membawa pemainnya yang berposisi sebagai penyerang yaitu Mauro Icardi. Dan kesepakatan nya bisa diumumkan setelah penampilan Los Blancos tampil di Piala Super Eropa melawan Atletico Madrid pada 15 Agustus 2018.
Sang manajemen dari Real Madrid menginginkan untuk menduetkan antara Icardi dengan Karim Benzema di lini serang tim Los Blancos. Pemain kelahiran Argentina itu dianggap layak menjadi juru gedor karena telah menyumbang 100 gol dari 159 laga di Serie A bersama Inter Milan. Maka dengan itu mereka mendatangkan Icardi merupakan sebuah kewajiban bagi Los Blancos. Kita juga mengetahui bahwa Cristiano Ronaldo yang baru saja hengkang ke klub Serie A yaitu Juventus, dan untuk sekarang Real Madrid tak lagi memiliki bomber tajam seperti CR7.
Football Espana menyebut bahwa Real Madrid telah mempersiapkan semuanya, mereka siap menebus klausul untuk pelepasan Icardi di Inter Milan, yang dikabarkan harganya menyentuh angka fantastis yaitu 100 juta euro atau setara Rp 1,65 triliun.
Icardi sampai saat ini masih terikat kontrak bersama tim Il Nerazzurri hingga Juni 2021. Namun bisa kita lihat memang terdapat harapan yang sedikit untuk perpindahannya, manajemen Los Blancos diyakini bakal kesulitan mewujudkan keinginannya karena sang pemain adalah kapten Inter Milan.
Adanya berita ini ambisi untuk Real Madrid yang ingin membawa Icardi dikarenakan kegagalan memboyong pemain penyerang klub Bayern Munchen yaitu Robert Lewandowski. Tetapi pernyataan dari sang pemain yaitu Lewandowski sudah mengonfirmasi ingin meninggalkan Bayern Munchen karena ingin mencari peruntungan bersama klub lain. Yang sangat disayangkan bahwa petinggi Die Roten sebelumnya telah menegaskan bahwa dia enggan melepas bomber asal Polandia tersebut.

Kante dengan peran baru bersama The Blues berkat pelatih barunya

Kante dengan peran baru bersama The Blues berkat pelatih barunyaSebelumnya tim asuhan Maurizio Sarri yaitu Chelsea telah sukses dengan mengalahkan Huddersfield sebagai laga pembuka mereka di Premier League 2018/19. Tim berjuluk The Blues itu dengan sukses mencetak tiga gol tanpa balas sebagai tamu di markas besar Huddersfield yaitu John Smith’s Stadium. 3 pemain The Blues yaitu N’Golo Kante, Jorginho dan Pedro masing-masing telah menyumbangkan satu gol.
Pemain dengan senyum manisnya yaitu Kante merasa bahwa keberhasilan ia mencetak gol tersebut tidak terlepas dari peran baru yang dia terima di Stamford Bridge. Sebagaimana diketahui, Chelsea baru saja mengganti pelatihnya dan sekarang dilatih oleh Maurizio Sarri yang sebelumnya melatih untuk Napoli yang tersohor dengan taktik menyerangnya.
Sarri sudah terkenal menyukai dengan taktik formasi 4-3-3 dan meminta pemain gelandangnya lebih aktif lagi memainkan bola sekaligus membantu di lini penyerangan. Dari sinilah yang menurut pemain berusia 27 tahun itu membuatnya mendapat lebih banyak kebebasan memainkan bola.
Posisi Kante di tangan asuhan Sarri telah sedikit berbeda dari sebelum-sebelumnya. Pada saat ia dilatih oleh Antonio Conte, Kante lebih sering bermain dengan cara tertahan di lini tengah dan berusaha kuat untuk memutus setiap serangan lawan. Lalu kini ia bersama Sarri, Kante sudah diminta lebih banyak naik ke lini penyerang.
“Ini adalah pelatih baru dan sistem baru. Saya bermain sedikit ke depan, saya harus beradaptasi dengan peran ini tetapi saya akan memberikan yang terbaik untuk tim dan saya harap kami bisa terus melakukan hal terbaik di masa mendatang,” tegas Kante dikutip dari laman resmi chelseafc.
“Saya berusaha menemukan striker, berusaha lebih ofensif dan menciptakan masalah untuk lawan dan saya pikir itu berlangsung dengan baik.”
Lebih lanjut, pemain asal Perancis itupun percaya bahwa kemenangan melawan Huddersfield merupakan kemenangan penting untuk memulai musim baru bersama The Blues. Dia sudah berharap untuk laga berikutnya yaitu Arsenal melawan Chelsea bisa mempertahankan hasil positif tersebut.

“Namun kami harus terus bekerja keras di sesi latihan dan saya berharap di laga berikutnya kontra Arsenal kami bisa mendapatkan hasil positif.”
“Saya pikir sangat penting untuk memulai dengan sangat baik dan setelah dua gol awal kami berhasil menguasai pertandingan di babak kedua. Ini adalah kemenangan yang bagus dan awal yang bagus di musim baru,” tutup Kante.

Dua pemain bintang asal Spanyol di Manchester United kecewa karena belum memperpanjang kontrak

Dua pemain bintang asal Spanyol di Manchester United kecewa karena belum memperpanjang kontrak

Terdapat 2 pemain bintang dari Manchester United (MU) yang berasal dari Spanyol yaitu Juan Mata dan Ander Herrera dikabarkan bahwa mereka mengaku kecewa berat. Pasalnya, mereka pada musim ini akan menjadi tahun-tahun terakhir kontrak bersama tim The Red Devils.
Daily Star melaporkan pada Minggu (12/8/2018), kedua pemain bintang itu masih memiliki opsi 12 bulan lagi. Mereka bisa saja untuk memperpanjang kontraknya di Old Trafford setelah melewati musim 2018-19.
Manchester United sebelumnya sudah mengaktifkan klausul perpanjangan satu tahun di kontrak Mata sebelumnya. Sang gelandang yang berasal dari Spanyol itu akan bertahan di Old Trafford hingga 2019 nanti.
Jadi saat kesepakatan itu berakhir maka Mata dan Herrera kemungkinan akan menerima banyak tawaran dari klub lain. Meskipun kedua pemain bintang The Red Devils itu masih menginginkan untuk tetap berada di Old Trafford.
Kepindahan salah satu pemain asal Spanyol yaitu Mata ke Old Trafford beberapa waktu lalu, telah sempat mengundang kontroversi dari pendukung The Red Devils. Dikarenakan, ia direkrut dari yang sebelumnya bermain bagi klub raksasa di inggris yaitu Chelsea dan tentu kita sudah mengetahui bahwa The Blues merupakan rival utama dari The Red Devils.
Perpindahan pemain berusia 30 tahun itu ke Old Trafford disebabkan karena Jose Mourinho yang pada saat itu menjabat menjadi manajer bagi The Red Devils, menilai bahwa permainan Juan Mata tidak sesuai dengan karakter strategi yang diterapkan.
Dan sementara itu bagi pemain bintang The Red Devils asal Spanyol yaitu Ander Herrera, sebelumnya menegaskan bahwa ia belum berpikir untuk meninggalkan Old Trafford dalam waktu dekat saat ini. “Saya ingin berada di klub ini musim depan kecuali jika klub memecat saya,” ujar Herrera kepada Daily Star.
“Saya akan berada di klub pada sesi pra musim dan saya akan terus berjuang untuk meningkatkan permainan saya. Namun anda tidak tahu apa yang akan terjadi di sepakbola. Itu bukan keputusan saya dan sejujurnya saya tidak mau melihat terlalu jauh ke depan.”

Beberapa faktor transfer Yerry Mina dibatalkan oleh Manchester United

Beberapa faktor transfer Yerry Mina dibatalkan oleh Manchester UnitedTerdapat fakta yang terungkap mengenai bursa transfer antara Yerry Mina dengan Manchester United. Manchester United dikabarkan nyaris untuk mendatangkan Yerry Mina namun dikarenakan ada satu factor yang membuat mereka membatalkan transfer itu.

Sebelumnya banyak berita bahwa The Red Devils memang tengah mengincar Yerry Mina. Sebagai pelatih Jose Mourinho telah disebut-sebut ingin mendatangkan bek tengah baru untuk persiapan The Red Devils di musim kompetisi 2018/2019.

Tentang transfer Mina sendiri dikabarkan akan selesai pada saat Deadline Day. Namun yang terjadi ternyata sang pemain berusia 23 tahun itu lebih memilih untuk bergabung dengan Everton pada musim panas ini.

Dilansir oleh Sunday Times, Manchester United sejatinya lebih mudah untuk mendatangkan Mina daripada Everton. Namun terdapat beberapa alasan mengapa The Red Devils batal untuk meresmikan transfer Mina.
Menurut laporan tersebut, alasan utama The Red Devils yang menolak untuk mendatangkan Mina dikarenakan Barcelona telah memaksa untuk memasukan klausul buyback dalam kesepakatan pemainnya di transfer tersebut.

Manchester United dikabarkan tidak senang dengan adanya kesepakatan dalam klausul itu. Pasalnya mereka percaya bahwa pemain kelahiran Kolombia itu berpotensi menjadi bek top di Old Trafford, dan mereka tidak ingin upaya untuk membesarkan nama Mina nantinya akan kembali lalu selanjutnya dinikmati oleh Barcelona.

Manchester United sendiri telah mengabarkan sudah menego untuk menghilangkan klausul dalam kesepakatan bersama Barcelona. Namun dari pihak Barcelona pun tetap bersikukuh sehingga transfer Mina batal terjadi.

Selain dari faktor klausul buyback, salah satu faktor yang membuat The Red Devils mundur dari perburuan transfer Mina adalah gaji.

Menurut laporan tersebut, Agen Mina dalam proses negosiasi dengan The Red Devils telah meminta gaji yang sangat besar. Dilaporkan bahwa gaji tersebut kabarnya hampir setara dengan gaji pemain senior di Manchester United.
Dari pihak Manchester United kabarnya enggan untuk memenuhi tuntutan tersebut dikarenakan berpotensi mengganggu hirarki gaji mereka. Maka dengan itu mereka makin mantap memilih untuk tidak mempermanenkan Mina.
Manchester United sendiri pada akhirnya gagal mendapatkan satu bek tengah baru pada bursa musim panas ini.