Renato Sanches yang tengah mengalami masa sulitnya pada dua musim terakhirnya. Dan beruntung pada musim ini kariernya dapat kembali ke keadaan yang baik.
Sanches berhasil menjadi pusat perhatian pada saat dirinya membantu Portugal meraih kejuaraan Piala Eropa 2016 silam. Dirinya cuma absen satu kali saja pada sepanjang kompetisi dan yang telah menjalani enam kompetisi, berhasil menjebolkan satu bola, pada perjalanan Portugal meraih juara.
Performa dari pemain yang ketika itu baru berumur 18 tahun itu berhasil menarik perhatian dari sejumlah klub, sampai akhirnya Bayern Munich yang berhasil merekrutnya. Sanches pun akhirnya hengkang dari Benfica dan menjadi pemain Bayern di awal musim 2016/2017.
Pada musim itu, Sanches diyakini perform sebanyak 25 kali di semua ajang kompetisi, akan tetap dirinya tak berhasil untuk mencetak gol ataupun assist. Dengan persaingan ketat yang ada di lini tengah Bayern juga yang menjadi akibat dari semua ini, sampai akhirnya dirinya menjadi pemain pinjaman ke Swansea City pada musim 2017/2018.
Ketika berada di Swansea, Renato mencoba untuk menyalakan lampu terang pada kariernya. Akan tetapi, usai sebanyak 15 performa dirinya mengalami cedera hamstring, dan gelandang Tim Nasional Portugal ini tidak menjalani kompetisi dari Januari sampai akhir musim.
Sanches yang akhirnya balik ke Bayern pada muism 2018/2019 ini. Manajer baru Bayern Niko Kovac semenjak pada pramusim memperlihatkan niatnya untuk mempertahankannya, bahkan memiliki keinginan untuk membuatnya merasa nyaman sampai keahlian terbaiknya muncul kembali.
Sanches yang masih menjadi pemain cadangan pada saat Bayern melakoni pertandingan Piala Super Jerman, DFB Pokal, serta tiga minggu pertama bagi Bundesliga. Namun setelah itu Kovac memberikan kepercayaan kepadanya untuk menjadi pemain starter di ajang Liga Champions melawan Benfica yang ialah eks dari klubnya.
Sanches yang berhasil memberikan jawaban atas kepercayaan itu dengan baik melalui torehan satu gol, dengan Bayern yang meraih kemenangan perolehan skor 2-0. Gol tersebut hasil dari satu-satunya tembakan tepat target yang ditorehkannya, dari total dua percobaan yang dikirimkan.
Dirinya yang juga berhasil mencatatkan dua dribel sukses. Selain itu dengan membuat akurasi umpan mencapai 93,6%, yang merupakan angka paling besar di antara para pemain yang menjadi starter. Performanya itupun berhasil diapresiasi oleh fans Benfica, yang memberinya tepuk tangan meriah.
“Saya yang juga ikut gembira untuk Renato serta tim. Saya mengatakan kemarin jika dia sangat mengesankan pada pramusim dan tidak akan lama hingga dia beraksi di atas lapangan,” papar Kovac dilansir situs resmi Bundesliga.
“Hari ini saya mengatakan dirinya bertanding, jika saya percaya dengannya, dan kalau saya mau dia bertanding dengan enjoy. Saya sebenarnya berkeinginan agar dia mencetak dua gol, namun dia hanya berhasil menorehkan satu gol,” bilang Kovac.
Sanches tidak dapat menutupi rasa senangnya dapat perform dengan full dan berhasil mencetak gol. Lebihnya lagi dengan perform di kandang Benfica yang pernah menjadi rumahnya dulu. Senyum lebar tersiar di wajahnya itu.
“Saya merasa amat gembira dapat melewati malam semacam ini di Lisbon, dan saya mau berterima kasih terhadap para pendukung Benfica,” sambungnya. “Ini merupakan sebuah momen yang amat mengesankan untuk saya dan saya benar-benar menikmatinya”.

Renato Sanches Tampil Oke di Bayern vs Benfica